PropNex Indonesia
PropNex Indonesia
Team Redaksi
27 October 2025 14:00
3 Menit

Atap Rumah Berisik Saat Hujan? Ini Penyebab & Solusinya


Musim hujan di Surabaya telah tiba. Bagi sebagian pemilik rumah, ini bukan hanya soal waspada bocor, tapi juga soal kebisingan. Suara rintik hujan yang seharusnya menenangkan bisa berubah menjadi atap rumah berisik saat hujan, mengganggu waktu istirahat di malam hari.

Jika Anda pengguna atap metal seperti seng atau spandek, suara 'klotak-klotak' ini pasti sudah tidak asing lagi. Ini bukanlah tanda kerusakan, melainkan efek alami dari material dan struktur atap.

Lalu, apa sebenarnya penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya agar tidur kembali nyenyak?

Penyebab Atap Rumah Berisik Saat Hujan

Terdapat dua faktor utama yang membuat suara hujan terdengar sangat nyaring di dalam rumah.

1. Rongga Udara di Bawah Atap

Setiap rangka atap, baik kayu maupun baja ringan, pasti memiliki rongga atau ruang udara di antara kuda-kuda dan plafon. Rongga ini bertindak sebagai medium yang menghantarkan suara dengan sangat baik.

2. Material Penutup Atap yang Tipis

Penyebab utamanya adalah jenis material penutup atap itu sendiri. Genteng metal seperti seng atau spandek cenderung paling berisik.

Material yang solid dan tebal (seperti keramik atau beton) memiliki massa yang lebih besar sehingga dapat meredam getaran dan suara hujan secara alami.

Cara Mengatasi Atap Rumah yang Berisik

Solusi untuk meredam suara atap idealnya direncanakan sejak awal pembangunan. Jika atap sudah terpasang, Anda mungkin perlu membongkarnya kembali untuk menerapkan solusi ini. Berikut adalah tipsnya.

1. Pasang Insulasi Peredam Suara 

Ini adalah cara paling efektif. Pasang lapisan insulasi, seperti bubble foil atau glasswool, di bawah penutup atap Anda. Insulasi ini berfungsi ganda: tidak hanya meredam suara tetesan air hujan, tetapi juga efektif meredam panas matahari.

Lapisan insulasi ini dipasang di antara reng dan rangka baja ringan (atau di atas rangka kuda-kuda), biasanya dengan cara dilem atau disekrup.

2. Pilih Material Genteng yang Tebal

Jika Anda sedang dalam tahap perencanaan, sangat disarankan untuk memilih material penutup atap yang tebal dan padat.

Pilihlah material seperti genteng keramik, genteng beton, atau genteng bitumen (aspal) yang secara alami memiliki kemampuan meredam suara jauh lebih baik daripada metal.

Baca Juga: 7 Jenis Atap Anti Panas, Solusi Rumah Sejuk di Daerah Tropis

Temukan Hunian Nyaman dengan Kualitas Terbaik bersama PropNex+

Kualitas konstruksi atap sangat menentukan kenyamanan sebuah hunian, baik dari segi suhu maupun kebisingan. Jika Anda lelah dengan masalah rumah yang berisik atau panas, mungkin ini saatnya mencari properti yang dibangun dengan standar kualitas lebih tinggi.

Tampilan aplikasi PropNex+ di layar smartphone, dengan tagline “Urusan Properti Lebih Mudah!” dan menu fitur pencarian properti, proyek hot, serta penawaran terbaik.

Aplikasi PropNex+

PropNex Indonesia memiliki portofolio hunian modern di Surabaya yang dirancang untuk kenyamanan jangka panjang. Tim profesional kami siap membantu Anda menemukan rumah dengan spesifikasi bangunan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Unduh aplikasi PropNex+ dan temukan hunian nyaman Anda!

Berita Terbaru

Contact Person