Biaya pemecahan sertifikat tanah melalui notaris perlu dipersiapkan sebelum mengajukan proses pemecahan sertifikat. Dengan mengetahui estimasinya sejak awal, Anda dapat menyiapkan anggaran yang lebih matang dan menghindari biaya di luar perkiraan.
Secara umum, biaya pemecahan sertifikat tanah melalui notaris atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp5.000.000. Biaya tersebut hanya mencakup jasa pengurusan notaris dan belum termasuk biaya resmi BPN maupun pajak jika ada peralihan hak.
Biaya Pemecahan Sertifikat Tanah Melalui Notaris

Sumber gambar: pinterest.com
1. Biaya Jasa Notaris atau PPAT
Honorarium notaris umumnya berkisar antara 1% hingga 2,5% dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah. Namun, banyak notaris yang juga menawarkan biaya borongan atau lump sum dengan kisaran Rp1 juta hingga Rp5 juta, tergantung luas tanah, jumlah sertifikat yang diterbitkan, dan tingkat kerumitan pengurusan.
Besaran biaya setiap notaris dapat berbeda. Karena itu, sebaiknya mintalah rincian biaya sejak awal agar proses pengurusan lebih transparan.
2. Biaya Resmi BPN
Selain membayar jasa notaris, Anda juga perlu menyiapkan biaya administrasi yang menjadi ketentuan resmi dari ATR/BPN. Besaran biaya ini dibayarkan kepada BPN dan bukan merupakan bagian dari honorarium notaris.
Biaya resmi tersebut umumnya meliputi:
- Biaya pengukuran tanah sekitar Rp100.000–Rp300.000 per bidang tanah baru.
- Biaya pemeriksaan tanah sekitar Rp250.000 per bidang.
- Biaya pendaftaran pemecahan sertifikat sekitar Rp50.000 per permohonan.
- Biaya penerbitan sertifikat baru yang dihitung berdasarkan jumlah sertifikat hasil pemecahan.
Nominal biaya dapat berbeda tergantung luas tanah, jumlah bidang yang dipecah, serta ketentuan di kantor pertanahan setempat.
3. Biaya Pajak Apabila Ada Peralihan Hak
Apabila pemecahan sertifikat dilakukan bersamaan dengan proses jual beli sebagian tanah, hibah, atau pembagian warisan, maka terdapat biaya tambahan yang perlu dipersiapkan. Biaya tersebut berupa BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) serta Pajak Penghasilan (PPh) sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Cara Membuat Sertifikat Rumah Gratis Melalui Program PTSL dari Pemerintah
Cara Mengecek Estimasi Biaya Pemecahan Sertifikat

Sumber gambar: pinterest.com
Untuk mengetahui estimasi biaya resmi yang dibayarkan ke BPN, Anda dapat menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku dari Kementerian ATR/BPN. Aplikasi tersebut membantu masyarakat menghitung perkiraan biaya layanan pertanahan secara lebih transparan sebelum mengajukan permohonan.
Dengan mengetahui biaya pemecahan sertifikat tanah melalui notaris beserta biaya resmi lainnya, Anda dapat mempersiapkan anggaran dengan lebih baik. Hal ini juga membantu proses pemecahan sertifikat berjalan lebih lancar tanpa kendala biaya yang tidak terduga.
Baca juga: Banyak yang Tak Tau, Ternyata Di Sini Letak Nomor Sertifikat Tanah Fisik dan Elektronik
Apakah Biaya Pemecahan Sertifikat Tanah Melalui Notaris Lebih Mahal?

Sumber gambar: pinterest.com
Pemecahan sertifikat tanah melalui notaris umumnya memang memerlukan biaya lebih besar dibanding mengurus sendiri ke BPN. Hal ini karena Anda tidak hanya membayar biaya resmi BPN, tetapi juga honorarium notaris atau PPAT yang menangani seluruh proses administrasi.
Meski demikian, menggunakan jasa notaris dapat menghemat waktu dan mengurangi risiko kesalahan dokumen. Pilihan ini cocok bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk mengurus sendiri atau ingin proses pemecahan sertifikat berjalan lebih praktis.
Baca juga: Mudah dan Singkat, Ini Cara Cek Nomor Sertifikat Tanah Online dan Offline
Butuh Bantuan Mengurus Pemecahan Sertifikat Tanah?

Mengurus pemecahan sertifikat memang bisa dilakukan sendiri, tetapi prosesnya sering kali memerlukan waktu dan ketelitian dalam menyiapkan dokumen. Jika ada persyaratan yang kurang atau data tidak sesuai, proses pengajuan bisa menjadi lebih lama.
Apabila Anda berencana menjual, membeli, atau mengurus legalitas properti, PropNex Plus dapat membantu Anda menemukan agen properti profesional yang siap memberikan pendampingan serta menghubungkan Anda dengan notaris atau PPAT sesuai kebutuhan. Dengan begitu, proses transaksi maupun pengurusan dokumen properti dapat berjalan lebih praktis dan terarah.
FAQ
1. Berapa biaya pemecahan sertifikat tanah melalui notaris?
Umumnya berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp5.000.000 untuk jasa notaris. Nominal tersebut belum termasuk biaya resmi BPN dan pajak apabila ada.
2. Apakah biaya notaris sudah termasuk biaya BPN?
Belum tentu. Pada umumnya biaya jasa notaris terpisah dari biaya resmi yang dibayarkan ke ATR/BPN, kecuali jika disepakati dalam paket pengurusan.
3. Berapa lama proses pemecahan sertifikat tanah?
Lama proses bervariasi tergantung kelengkapan dokumen dan antrean di kantor pertanahan. Umumnya proses memerlukan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.
4. Apakah pemecahan sertifikat harus melalui notaris?
Tidak harus. Pemilik tanah dapat mengurus sendiri ke kantor ATR/BPN selama memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.
5. Apa yang memengaruhi besarnya biaya pemecahan sertifikat?
Biaya dipengaruhi oleh luas tanah, jumlah bidang hasil pemecahan, tingkat kerumitan pengurusan, lokasi tanah, serta honorarium notaris atau PPAT yang digunakan.


