Beda Granit dan Keramik: Harga, Kelebihan, dan Tips Memilihnya

Beda Granit dan Keramik: Harga, Kelebihan, dan Tips Memilihnya


Ringkasan

Toggle

Memilih material lantai untuk rumah memang membutuhkan pertimbangan yang matang karena setiap jenis material memiliki karakteristik berbeda. Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan banyak orang adalah beda granit dan keramik, terutama dari segi kualitas, tampilan, hingga biaya pemasangan.

Kedua material ini sama-sama populer digunakan untuk hunian modern maupun minimalis karena memiliki keunggulan masing-masing. Dengan memahami perbedaan keduanya secara menyeluruh, Anda bisa menentukan pilihan lantai yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah.

Beda Granit dan Keramik

Beda Granit dan Keramik

Sumber gambar: pinterest.com

Sebelum memilih material lantai, penting untuk memahami beda granit dan keramik agar tidak salah menentukan pilihan. Meski sama-sama sering digunakan pada hunian modern, berikut ini detail beda granit dan keramik.

1. Harga

Perbedaan paling mudah dilihat ada pada harganya. Granit umumnya dibanderol lebih mahal karena materialnya lebih padat dan proses produksinya menggunakan teknologi khusus.

Selain itu, biaya pemasangan granit juga biasanya lebih tinggi karena membutuhkan ketelitian ekstra saat pemasangan. Sementara itu, keramik menjadi pilihan yang lebih ekonomis sehingga cocok digunakan untuk berbagai jenis hunian dengan budget terbatas.

2. Bahan Baku

Beda granit dan keramik juga terlihat dari bahan dasar pembuatannya. Granit dibuat dari campuran mineral alami seperti kuarsa, feldspar, dan mika yang dipadatkan menggunakan tekanan tinggi.

Di sisi lain, keramik berasal dari tanah liat yang dicampur beberapa bahan tambahan seperti kaolin dan pasir kuarsa. Karena bahan bakunya berbeda, tekstur dan kekuatan kedua material ini juga tidak sama.

3. Proses Pembuatan

Jika dilihat dari proses produksinya, granit dibuat menggunakan suhu dan tekanan tinggi sehingga menghasilkan material yang lebih keras dan padat. Keramik sendiri diproduksi melalui proses pembakaran tanah liat lalu dilapisi glasir agar tampilannya lebih mengilap.

Proses tersebut membuat granit dikenal lebih kuat terhadap benturan maupun gesekan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa beda granit dan keramik cukup terasa saat digunakan dalam jangka panjang.

Baca juga: Referensi 11 Keramik Motif Kayu yang Elegan dan Bagus

4. Tampilan dan Motif

Dari segi tampilan, granit memiliki motif alami yang memberikan kesan elegan dan mewah pada ruangan. Warna serta pola granit biasanya terlihat lebih natural menyerupai batu alam.

Sebaliknya, keramik hadir dengan pilihan motif yang jauh lebih beragam mulai dari motif kayu, marmer, hingga desain minimalis modern. Karena itulah, beda granit dan keramik sering menjadi pertimbangan penting saat menyesuaikan desain interior rumah.

5. Daya Tahan

Dalam hal ketahanan, granit memiliki tingkat kepadatan yang lebih tinggi sehingga lebih tahan terhadap goresan dan tekanan berat. Material ini cocok digunakan untuk area rumah dengan aktivitas tinggi seperti ruang tamu atau ruang keluarga.

Keramik tetap cukup kuat digunakan sehari-hari, tetapi risikonya lebih besar untuk retak apabila terkena benturan keras. Tidak sedikit orang memilih granit setelah memahami beda granit dan keramik dari sisi kekuatannya.

6. Perawatan

Keramik dikenal lebih mudah dirawat karena permukaannya praktis dibersihkan tanpa membutuhkan perawatan khusus. Anda hanya perlu menyapu dan mengepel secara rutin agar tampilannya tetap bersih dan mengilap.

Sementara itu, granit membutuhkan perhatian lebih seperti pemolesan berkala supaya kilau alaminya tetap terjaga. Perbedaan perawatan ini membuat beda granit dan keramik cukup berpengaruh terhadap biaya perawatan jangka panjang.

7. Pemasangan

Dari sisi pemasangan, granit memiliki bobot yang lebih berat sehingga proses instalasinya membutuhkan tenaga ahli yang berpengalaman. Pengerjaannya juga harus lebih teliti agar hasil lantai tetap rata dan rapi.

Sebaliknya, keramik lebih ringan sehingga pemasangannya cenderung lebih cepat dan hemat biaya. Dalam proses renovasi rumah, beda granit dan keramik pada tahap pemasangan sering menjadi pertimbangan utama.

8. Ukuran dan Ketebalan

Granit biasanya tersedia dalam ukuran yang lebih besar dengan ketebalan material yang lebih padat. Penggunaan granit ukuran besar sering memberikan kesan ruangan yang lebih luas dan modern.

Sementara itu, keramik hadir dalam banyak variasi ukuran sehingga lebih fleksibel digunakan di berbagai area rumah. Pilihan ukuran yang beragam membuat keramik cukup mudah disesuaikan dengan kebutuhan desain interior.

10. Daya Serap Air

Kemampuan menyerap air juga menjadi salah satu perbedaan penting antara kedua material ini. Granit memiliki pori-pori yang lebih rapat sehingga daya serap airnya sangat rendah dan lebih tahan terhadap kelembapan.

Sebaliknya, keramik memiliki tingkat penyerapan air yang lebih tinggi dibandingkan granit. Oleh karena itu, memahami beda granit dan keramik sangat penting sebelum menentukan material untuk area lembap.

Tips Memilih Granit atau Keramik

tips memilih granit dan keramik

Sumber gambar: pinterest.com

Memilih material lantai tidak hanya soal tampilan, tetapi juga kenyamanan dan ketahanan untuk jangka panjang. Dengan memahami beda granit dan keramik, Anda bisa lebih mudah menentukan pilihan sesuai kebutuhan rumah.

1. Pilih Sesuai Aktivitas Ruangan

Untuk area rumah yang sering digunakan banyak orang, granit bisa menjadi pilihan karena lebih tahan terhadap gesekan dan tekanan berat. Material ini cocok digunakan pada ruang tamu, ruang keluarga, atau area komersial ringan.

Sementara itu, keramik bisa digunakan untuk kamar tidur maupun area yang aktivitasnya tidak terlalu padat. Memahami beda granit dan keramik akan membantu Anda memilih material yang sesuai dengan fungsi ruangan.

2. Perhatikan Permukaan Lantai

Selain tampilan, keamanan permukaan lantai juga perlu diperhatikan. Pilih material dengan tekstur yang tidak terlalu licin agar lebih aman digunakan sehari-hari, terutama jika rumah dihuni anak kecil atau lansia.

Granit polished memang terlihat mewah, tetapi beberapa jenisnya cukup licin saat terkena air. Karena itu, beda granit dan keramik juga perlu dipahami dari sisi keamanan penggunaannya.

3. Sesuaikan dengan Konsep Interior

Setiap material memiliki karakter visual yang berbeda sehingga penting menyesuaikannya dengan konsep rumah. Granit cocok digunakan untuk interior modern, elegan, atau mewah karena tampilannya terlihat eksklusif.

Di sisi lain, keramik lebih fleksibel karena tersedia dalam banyak pilihan motif dan warna. Banyak pemilik rumah mempertimbangkan beda granit dan keramik agar tampilan interior tetap selaras.

4. Cek Kualitas Material Sebelum Membeli

Sebelum membeli, pastikan Anda memeriksa kualitas granit atau keramik secara detail. Perhatikan permukaan material apakah rata, warnanya konsisten, dan tidak memiliki retakan kecil.

Material dengan kualitas baik biasanya lebih tahan lama dan tidak mudah kusam setelah digunakan bertahun-tahun. Langkah sederhana ini dapat membantu Anda menghindari biaya perbaikan di kemudian hari.

5. Pertimbangkan Perawatan Jangka Panjang

Setiap jenis lantai memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Keramik cenderung lebih praktis dibersihkan dan mudah diganti jika terjadi kerusakan.

Sementara itu, granit memerlukan perawatan tambahan seperti pemolesan berkala agar tampilannya tetap maksimal. Dengan memahami beda granit dan keramik, Anda bisa menentukan material yang paling sesuai dengan kebutuhan jangka panjang.

Baca juga: Kenapa Lantai Keramik Bisa Tiba-tiba Meledak? Ini 7 Penyebabnya

Temukan Properti Terbaik Bersama PropNex

propnex indonesia

Sedang mencari rumah impian dengan desain interior terbaik? Percayakan kebutuhan properti Anda kepada PropNex Indonesia sebagai broker properti terpercaya.

Tim profesional PropNex siap membantu Anda menemukan properti sesuai kebutuhan dan budget. Dapatkan pilihan rumah terbaik dengan lokasi strategis dan nilai investasi menjanjikan.

Jangan lupa juga untuk mengikuti Instagram PropNex Indonesia agar selalu terhubung dengan berbagai informasi dan update terbaru dari dunia properti.

Contact Person