8 Jenis Kabel Listrik dan Ukurannya yang Paling Banyak Digunakan

8 Jenis Kabel Listrik dan Ukurannya yang Paling Banyak Digunakan


Ringkasan

Toggle

Kabel listrik merupakan salah satu komponen penting dalam setiap instalasi listrik, baik pada rumah tinggal, gedung perkantoran, maupun bangunan komersial. Fungsi utama kabel adalah menghantarkan arus listrik dari sumber daya menuju berbagai perangkat elektronik dan peralatan listrik. Karena memiliki fungsi yang sangat vital, pemilihan jenis dan ukuran kabel tidak boleh dilakukan sembarangan.

Setiap kabel listrik memiliki karakteristik, kapasitas, dan kegunaan yang berbeda. Ada kabel yang dirancang khusus untuk instalasi dalam rumah, ada pula yang digunakan untuk jaringan listrik luar ruangan hingga sistem grounding. Dengan memahami berbagai jenis kabel listrik yang umum digunakan, Anda dapat menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan serta meningkatkan keamanan instalasi listrik.

1. Kabel Listrik NYA

KABEL NYA

Kabel NYA merupakan salah satu jenis kabel yang paling banyak digunakan pada instalasi listrik rumah tangga. Kabel ini memiliki satu inti penghantar berbahan tembaga yang dilapisi isolasi PVC. Karena hanya memiliki satu lapisan pelindung, kabel NYA biasanya dipasang di dalam pipa PVC atau conduit agar lebih aman dari risiko kerusakan.

Kabel ini banyak digunakan untuk instalasi lampu, sakelar, dan stop kontak pada rumah tinggal. Selain mudah ditemukan di pasaran, harganya juga relatif terjangkau dibandingkan jenis kabel lainnya.

Ukuran kabel NYA yang umum digunakan:

  • 1,5 mm² untuk lampu dan penerangan.

  • 2,5 mm² untuk stop kontak.

  • 4 mm² untuk beban listrik yang lebih besar.

Baca juga: Token Listrik Bunyi Bikin Pusing? Ini 3 Kode Rahasia Mematikan Alarmnya

2. Kabel Berisolasi Ganda (Kabel NYM)

kabel nym

Kabel NYM memiliki dua hingga empat inti penghantar yang dilengkapi lapisan isolasi ganda. Lapisan tambahan tersebut membuat kabel ini lebih aman dibandingkan kabel NYA, sehingga banyak digunakan pada rumah, apartemen, hingga perkantoran.

Keunggulan utama kabel NYM adalah ketahanannya terhadap gangguan fisik ringan dan risiko kebocoran arus listrik. Selain itu, proses pemasangannya juga cukup mudah sehingga sering menjadi pilihan utama dalam proyek pembangunan rumah baru.

Ukuran kabel NYM yang sering digunakan:

  • 2 x 1,5 mm²

  • 2 x 2,5 mm²

  • 3 x 2,5 mm²

  • 4 x 2,5 mm²

3. Kabel Listrik Tahan Cuaca (Kabel NYY)

kabel nyy

Kabel NYY dirancang untuk penggunaan di luar ruangan dan lingkungan yang lebih ekstrem. Kabel ini memiliki lapisan pelindung yang lebih tebal sehingga mampu menahan paparan sinar matahari, kelembapan, maupun gangguan lingkungan lainnya.

Karena daya tahannya yang tinggi, kabel NYY sering digunakan untuk menghubungkan instalasi listrik antar bangunan atau ditanam langsung di dalam tanah dengan perlindungan tambahan. Penggunaan kabel ini dapat membantu menjaga kestabilan distribusi listrik dalam jangka panjang.

Ukuran kabel NYY yang umum digunakan:

  • 2 x 2,5 mm²

  • 3 x 2,5 mm²

  • 4 x 4 mm²

  • 4 x 6 mm²

4. Kabel Fleksibel untuk Panel dan Instalasi Khusus (Kabel NYAF)

kabel nyaf

Kabel NYAF memiliki inti penghantar yang terdiri dari banyak serabut tembaga sehingga lebih fleksibel dibandingkan kabel inti tunggal. Sifat lentur tersebut membuat kabel ini mudah dipasang pada area yang memiliki banyak tikungan atau ruang terbatas.

Kabel NYAF sering digunakan pada panel listrik, sistem kontrol, dan instalasi mesin industri. Fleksibilitasnya memungkinkan proses instalasi menjadi lebih praktis tanpa mengurangi kemampuan penghantaran listrik.

Ukuran kabel NYAF yang umum digunakan:

  • 1,5 mm²

  • 2,5 mm²

  • 4 mm²

  • 6 mm²

5. Kabel Listrik Bare Copper (Kabel BC)

kabel bc

Kabel BC atau Bare Copper merupakan kabel tembaga tanpa lapisan isolasi yang berfungsi sebagai penghantar grounding. Sistem grounding sangat penting karena berfungsi mengalirkan arus bocor atau arus gangguan ke tanah sehingga dapat mengurangi risiko sengatan listrik dan kerusakan peralatan elektronik.

Jenis kabel ini banyak digunakan pada rumah, gedung bertingkat, pabrik, hingga instalasi kelistrikan skala besar. Semakin besar kapasitas instalasi listrik, biasanya semakin besar pula ukuran kabel grounding yang dibutuhkan.

Ukuran kabel BC yang umum digunakan:

  • 16 mm²

  • 25 mm²

  • 35 mm²

  • 50 mm²

Baca juga: 7 Tips Instalasi Listrik di Rumah yang Aman

6. Kabel ACSR

kabel acsr

Kabel ACSR atau Aluminium Conductor Steel Reinforced merupakan kabel yang tersusun dari penghantar aluminium dengan inti baja sebagai penguat. Kombinasi tersebut membuat kabel memiliki bobot yang relatif ringan namun tetap kuat untuk digunakan pada bentangan jarak jauh.

Kabel ACSR banyak dimanfaatkan oleh perusahaan penyedia listrik untuk jaringan distribusi listrik udara. Kemampuannya menahan beban tarik yang tinggi membuat kabel ini cocok digunakan pada tiang listrik dan jalur transmisi.

Ukuran kabel ACSR yang sering digunakan:

  • 35 mm²

  • 50 mm²

  • 70 mm²

  • 95 mm²

7. Kabel Listrik AAAC

kebel aaac

Kabel AAAC atau All Aluminium Alloy Conductor terbuat dari campuran aluminium berkualitas tinggi yang memiliki ketahanan korosi lebih baik dibandingkan aluminium biasa. Oleh karena itu, kabel ini sering digunakan pada wilayah dengan tingkat kelembapan tinggi atau daerah pesisir.

Selain tahan terhadap korosi, kabel AAAC juga memiliki daya hantar listrik yang baik sehingga sering digunakan sebagai alternatif kabel distribusi listrik udara.

Ukuran kabel AAAC yang umum digunakan:

  • 35 mm²

  • 50 mm²

  • 70 mm²

  • 120 mm²

8. Kabel Sinyal untuk TV dan CCTV (Kabel Coaxial)

Kabel Coaxial

Selain kabel penghantar listrik, terdapat pula kabel yang digunakan untuk menyalurkan sinyal komunikasi, yaitu kabel coaxial. Kabel ini memiliki konstruksi khusus yang terdiri dari penghantar inti, isolator, pelindung logam, dan lapisan luar pelindung.

Kabel coaxial banyak digunakan untuk instalasi televisi, CCTV, antena, hingga jaringan internet tertentu. Struktur kabel yang unik membantu menjaga kualitas sinyal agar tetap stabil dan minim gangguan.

Ukuran kabel coaxial yang umum digunakan:

  • RG-59

  • RG-6

  • RG-11

Baca juga: Pahami Jenis-jenis Instalasi Listrik dalam Rumah Tangga

Cek Kebutuhan Properti Anda Bersama PropNex

propnex

Memilih properti yang tepat membutuhkan pertimbangan yang matang, mulai dari lokasi, anggaran, hingga tujuan pembelian. Dengan bantuan konsultan properti yang berpengalaman, proses pencarian hunian atau investasi dapat menjadi lebih mudah dan efisien.

PropNex siap membantu Anda menemukan berbagai pilihan rumah, apartemen, maupun properti komersial sesuai kebutuhan. Selain itu, Anda juga dapat memperoleh informasi pasar properti terkini untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Jangan lupa juga untuk mengikuti Instagram PropNex Indonesia agar selalu terhubung dengan berbagai informasi dan update terbaru dari dunia properti.

Contact Person