Apakah OJOL dan ART bisa membeli rumah KPR Sendiri di 2026?
Awal tahun menjadi sangat berat bagi para pekerja di indonesia karena harga hunian sekarang semakin meroket dan di beberapa kalangan pekerja merasa cukup berat untuk di gapai.
Impian memiliki hunian sendiri kini bukan lagi sekadar angan-angan bagi para pejuang nafkah di sektor informal. Kabar gembira datang di awal tahun 2026, di mana pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) resmi menambah kuota rumah subsidi bagi pekerja mandiri.
Mulai dari pengemudi ojek online (ojol), asisten rumah tangga (ART), tukang sayur, hingga pelaku UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk mengajukan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kuota Khusus Pekerja Informal Naik Jadi 15%
Tahun 2026 menjadi momentum emas bagi pekerja non-formal. Jika pada tahun 2025 alokasi kuota rumah subsidi untuk sektor ini hanya 10 persen, tahun ini pemerintah menaikkannya menjadi 15 persen.
Dilansir dari kompas.com, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menciptakan keadilan akses hunian.
"Kami ingin pembiayaan KPR Sejahtera FLPP semakin merata," ungkapnya.
Ini artinya, persetujuan pengajuan KPR bagi Anda yang tidak memiliki slip gaji tetap (seperti karyawan kantor) akan lebih diprioritaskan dibanding tahun sebelumnya.
Daftar Harga Rumah Subsidi Tahun 2026 per Wilayah
Bagi Anda yang sedang menabung, penting untuk mengetahui estimasi harga rumah subsidi terbaru agar target tabungan lebih terukur. Berikut adalah kisaran harga rumah FLPP tahun 2026:
- Jawa (selain Jabodetabek) & Sumatera: Rp 166 juta - Rp 170 juta
- Sulawesi: ± Rp 173 juta
- Kalimantan: ± Rp 182 juta
- Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi): ± Rp 185 juta
- Papua & Papua Barat: ± Rp 240 juta
Simulasi Cicilan: Cukup Sisihkan Rp 40 Ribu Sehari!
Salah satu keunggulan utama KPR FLPP adalah bunga tetap (fixed rate) sebesar 5 persen hingga lunas dengan tenor panjang sampai 20 tahun. Ini membuat angsuran bulanan menjadi sangat ringan dan tidak akan naik meski suku bunga bank umum melambung.
Mari kita hitung simulasi cicilan untuk rumah di area Jabodetabek (harga Rp 185 juta):
- Harga Rumah: Rp 185.000.000
- Uang Muka (DP) 1%: Rp 1.850.000
- Estimasi Cicilan (Tenor 20 Tahun): Rp 1,1 juta - Rp 1,2 juta per bulan
Jika dihitung secara harian, Anda hanya perlu menyisihkan sekitar Rp 40.000 per hari. Nominal ini setara dengan beberapa kali tarikan pesanan ojol atau keuntungan dari penjualan beberapa ikat sayur.
Baca Juga: Resmi Diperpanjang! Beli Rumah 2026 Bebas PPN 100%, Bisa Hemat Ratusan Juta
Punya Tanah Tapi Belum Ada Rumah?
Selain skema pembelian rumah baru, BP Tapera juga sedang menyiapkan skema Kredit Bangun Rumah (KBR). Program ini sangat cocok bagi Anda yang sudah memiliki tanah (misalnya tanah warisan) namun belum memiliki dana tunai untuk membangun bangunan rumah di atasnya.
Cek Daftar Hunian terbaru 2026 di Aplikasi PropNex+ Sekarang!
Temukan ribuan Rumah Baru Sesuai Kriteriamu dari developer ternama hanya di PropNex+.


