PropNex Indonesia
PropNex Indonesia
Team Redaksi
31 October 2025 11:40
3 Menit

4 Cara Jitu Mengatasi Dinding Rembes dan Lembap


Masalah dinding rembes atau lembap sering kali muncul akibat usia bangunan, cuaca ekstrem, atau perawatan yang kurang tepat. Selain merusak tampilan rumah, kondisi ini juga dapat menurunkan kekuatan struktur dan memicu tumbuhnya jamur. 

Berikut empat langkah perbaikan dan pencegahan yang bisa Anda lakukan agar dinding rumah tetap kuat dan tahan air dilansir dari All Weather Coating pada Jumat (31/10/2025).

1. Perbaikan Nat dan Mortar

Proses repointing dilakukan dengan menghapus lapisan mortar lama yang rusak lalu menggantinya dengan campuran mortar baru. Langkah ini tidak hanya memperbaiki tampilan dinding, tetapi juga meningkatkan ketahanan terhadap rembesan air dan kelembapan.

Untuk hasil maksimal, pekerjaan ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional agar warna, komposisi, dan tekstur mortar baru sesuai dengan yang lama sehingga tampilan dinding tetap seragam dan rapi.

2. Aplikasikan Lapisan Pelindung Eksterior 

Salah satu cara paling efektif mencegah air merembes ke dalam tembok adalah dengan melapisi dinding luar menggunakan cat atau coating kedap air berkualitas tinggi. Lapisan pelindung ini berfungsi sebagai barrier tahan air, menjaga bata dan plester dari hujan dan kelembapan yang berlebihan.

Pilih produk cat eksterior tahan cuaca yang dirancang khusus untuk iklim tropis Indonesia agar perlindungan lebih maksimal dan tahan lama.

3. Perbaiki Sistem Drainase di Sekitar Rumah

Sistem drainase yang buruk menjadi penyebab utama dinding sering lembap. Pastikan talang air dan pipa pembuangan berfungsi dengan baik agar air hujan tidak menumpuk di sekitar fondasi rumah.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Rutin membersihkan talang dan saluran air dari daun atau kotoran.
  • Pastikan pipa air mengalir menjauh dari bangunan.
  • Gunakan tata lanskap (landscaping) yang mengarahkan aliran air menjauh dari dinding rumah.

Dengan drainase yang baik, risiko rembesan dan genangan air di area rumah dapat diminimalkan secara signifikan.

4. Gunakan Sealant Bernapas 

Untuk rumah yang sesekali mengalami dinding lembap, sealant bernapas dapat menjadi solusi ideal. Jenis pelapis ini membantu menolak air dari luar namun tetap memungkinkan uap air dari dalam bata keluar, sehingga dinding tetap “bernapas” dan tidak lembap.

Penggunaan sealant seperti ini cocok untuk area dengan intensitas hujan sedang, karena membantu menjaga kelembapan tetap seimbang tanpa membuat dinding terjebak air di dalamnya.

Baca Juga: Cara Efektif Mencegah dan Mengatasi Dinding Lembap Saat Musim Hujan

Masalah dinding rembes yang terus berulang sering kali menjadi tanda adanya kualitas konstruksi bangunan yang kurang baik atau kerusakan struktural tersembunyi. Daripada terus menghabiskan biaya dan waktu untuk perbaikan yang tak kunjung selesai, pertimbangkan untuk memilih hunian baru dengan standar bangunan yang lebih tinggi dan tahan terhadap cuaca ekstrem.

Tampilan aplikasi PropNex+ di layar smartphone, dengan tagline “Urusan Properti Lebih Mudah!” dan menu fitur pencarian properti, proyek hot, serta penawaran terbaik.

Aplikasi PropNex+

PropNex Indonesia menghadirkan portofolio properti terbaik di Surabaya yang telah melalui proses verifikasi kualitas oleh tim profesional. Setiap hunian dirancang agar sehat, kering, dan bebas dari risiko rembesan maupun jamur.

Temukan rumah sehat dan nyaman untuk keluarga Anda dengan mengunduh aplikasi PropNex+!

 

Berita Terbaru

Contact Person