PropNex Indonesia
PropNex Indonesia
Team Redaksi
10 November 2025 13:43
3 Menit

Bahaya! 3 Penyebab & Cara Cek Kebocoran Listrik Sendiri


Kebocoran listrik adalah salah satu kerusakan arus listrik paling berbahaya yang bisa mengancam keselamatan di rumah. Tak hanya menyebabkan sengatan listrik saat menyentuh area yang bocor, namun juga korsleting listrik, hingga pemicu kebakaran hebat.

Yudhi Maharsa Jaya, SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, menegaskan bahaya ini. Ia mengungkapkan kebocoran listrik menjadi sangat fatal jika berada di dekat material konduktif seperti besi atau air yang dapat menghantarkan listrik ke sekitarnya.

"Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya," kata Yudhi disadur dari detikProperti pada Senin, (10/11/2025).

Cara Cek Kebocoran Listrik Sendiri

Sayangnya, kebocoran listrik seringkali tidak terdeteksi sejak awal karena jarang orang proaktif mengecek kondisi instalasi di rumahnya. Padahal, menurut Yudhi, pengecekan bisa dilakukan sendiri dengan mudah tanpa harus memanggil pihak PLN. 

Cara ini berlaku khusus untuk meteran listrik prabayar (token) yang memiliki keypad tombol.

Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk mendeteksinya:

  1. Matikan Semua Perangkat

Pastikan Anda mematikan dan mencabut semua kabel perangkat elektronik di rumah (TV, kulkas, charger, AC, pompa air, dll).

  1. Matikan Aliran Listrik

Matikan aliran listrik di rumah melalui MCB (saklar utama) di meteran listrik Anda.

  1. Masukkan Kode 44

Pada keypad meteran, tekan angka '44' lalu tekan tombol 'Enter'.

  1. Lihat Angka di Layar

Perhatikan angka yang tertera pada layar meteran listrik.

Cara Membaca Hasilnya:

  • Aman (Angka 0)

Jika angka '0' (nol) yang muncul, berarti instalasi listrik di rumah Anda aman dan tidak ada kebocoran arus.

  • Bocor (Angka Selain 0)

Namun, apabila muncul angka lain (misalnya 1, 2, atau angka dengan koma seperti 1,3), ini adalah pertanda kuat bahwa listrik di rumah Anda bocor.

"Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi," jelas Yudhi.

3 Penyebab Umum Kebocoran Listrik di Rumah

Jika meteran Anda menunjukkan adanya kebocoran, kemungkinan besar ini adalah penyebabnya.

1. Kabel Listrik Sudah Tua (Usang)

Yudhi mengatakan kualitas kabel listrik terutama bahan isolatornya dapat menurun seiring waktu. Kabel yang sudah berusia puluhan tahun akan rentan getas dan rapuh, sehingga memicu kebocoran arus. 

"Dari kabel yang usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik," ujar Yudhi.

2. Pemasangan Kabel yang Tidak Sesuai Standar

Ini adalah kesalahan fatal yang paling berbahaya. Pemasangan kabel yang asal-asalan dan tidak sesuai standar keamanan (PUIL) sangat berisiko. Kesalahan ini bukan hanya soal posisi, tapi juga jenis dan ukuran kabel yang tidak sesuai dengan beban arusnya. 

"Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting," tuturnya.

3. Stop Kontak Bertumpuk (Overload)

Pemakaian kabel stop kontak yang disambung-sambung terlalu banyak dapat membebani sirkuit dan menyebabkan kebocoran listrik. Jika dibiarkan, panas berlebih dari sambungan ini bisa memicu percikan api dan berujung kebakaran.

Baca Juga: Token Listrik Bunyi Bikin Pusing? Ini 3 Kode Rahasia Mematikan Alarmnya

Baca Juga: Biaya Pasang Listrik Baru PLN 2025: Panduan & Simulasi Terbaru

Jika Anda menemukan adanya angka kebocoran saat pengetesan, atau jika instalasi di rumah Anda sudah berusia tua, jangan tunda untuk memanggil teknisi listrik atau instalatir bersertifikat untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh.

Sumber: https://www.detik.com/properti/tips-dan-panduan/d-8197300/sebelum-terlambat-begini-cara-cek-kebocoran-listrik-di-rumah

Berita Terbaru

Contact Person